Tampilkan postingan dengan label karya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label karya. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 November 2013

Gak usah banyak embel-embel deh, ini ada ebook novel karya Helvy Tiana Rosa yang mau baca atau sekadar koleksi pribadi sebagai macaan di masa lalu (seperti yang saya lakukan) silahkan langsung download disini;

Ketika Mas Gagah Pergi - Helvi Tiana Rosa

Lelaki Kabut dan Boneka - Helvi Tiana Rosa

Mencari Senyum - Helvy Tiana Rosa

Suplemen
---------------------------
Catatan Hati di Setiap Sujudku - Asma Nadia
Read More..

Kamis, 24 Oktober 2013

silahkan download beberapa novel karya Agatha Christie yang diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia berikut ini;

Pembunuhan atas Roger Ackroyd
Download

Misteri di Styles
Download

Lapangan Golf Maut
Download

Pena Bearacun
Download

Rahasia Chymneys
Download

Menuju Titik Nol
Download

Mayat Misterius
Download

Pembunuhan di balik Kabut
Download
Read More..

Minggu, 08 September 2013

Jadi, mengapa kisah ini penting untuk kuceritakan padamu? Agar kau lebih menghargai hidup. Menghargai setiap tarikan napas. Menghargai apa pun yang dianugerahkan Raja Semesta padamu. Kau beruntung memiliki orang tua yang baik dan mengasihimu, hingga saatnya kini kau bisa hadir di dunia dan menikmati segalanya—kau beruntung memiliki hidup.

Dan pada saatnya nanti, mungkin kau akan memiliki seorang anak yang bersemayam di rahim suci perempuanmu… Bila saat itu datang, apa pun alasanmu, kumohon jangan biarkan para penghuni Kerajaan Alam Rahim bersedih dan terluka lagi: jangan sekalipun kau berpikir untuk menggugurkan kandungannya atau malah melakukannya. Jangan menodai kesucian rahim perempuanmu. Jangan lakukan itu. Kumohon.

…asal kau tahu, Rahim adalah nama lain dari Raja Semesta.
(Fahd Djibran dalam Rahim)

Link download Untuk buku ini telah tersedia, silahkan klik download button di bawah ini.


Selamat mendownload...
Read More..

Jumat, 06 September 2013

Buku Zaman Peralihan karya Soe Hok Gie kini dapat dinikmati secara gratis. Silahkan baca beberapa buku-buku Soe Hok Gie yang tersedia di blog ini;



Keyword : Soe Hok Gie Sekali Lagi | Catatan sang Demonstran
Read More..

Jumat, 30 Agustus 2013

Kami menyediakan beberapa ebook dari buku-buku karya Pramoedya Ananta Toer, silahkan didownload dan bagikan link tersebut kepada kawan-kawan yang lain. Ebook Pram yang tersedia adalah beberapa ebook di bawah ini, sehingga kami mohon maaf jika ada ebook yang dicari namun belum kami sediakan.


SEKILAS TENTANG PRAM
Download

BUKAN PASAR MALAM
Download

GADIS PANTAI
Download
PERBURUAN
Download

CERITA DARI JAKARTA
Download
Read More..

Senin, 26 Agustus 2013

Supernova Edisi Akar ini menceritakan kilas balik kisah Bodhi sejak lahir hingga dewasa. Dalam supernova edisi akar ini, Bodhi yang terlahir yatim piatu, dibesarkan oleh penjaga vihara bernama Guru Liong di daerah Pasuruan, Jawa Timur. Bodhi terbebani oleh kemampuan indra keenamnya yang terlampau kuat sampai-sampai ia frustrasi. Dengan berniat mencari “obat” atas takdirnya, Bodhi memilih keluar dari vihara saat usianya menginjak 18 tahun.
Suatu hari, Kell mendadak hilang. Bodhi bertekad mencarinya, dan mereka bertemu lagi di Kamboja. Misi mereka berdua pun tuntas, namun tetap meninggalkan misteri tentang asal usul Bodhi. Bodhi kembali ke Indonesia, bergabung dengan komunitas punk yang dipimpin oleh Bong. Bodhi melanjutkan profesinya sebagai seniman tato dan penyiar radio gelap. Dalam setiap langkah, Bodhi terus mencari akar asal-usulnya. Kisah yang kental dengan nuansa Buddhisme ini sempat terpilih menjadi 10 Besar Khatulistiwa Award tahun 2003. AKAR juga menginspirasi banyak pembacanya untuk bertualang backpacking seperti Bodhi.
Link Download Disni
Read More..

Sabtu, 24 Agustus 2013

Berikut link download ebook karya Ahmad Tohari yang kami sediakan sebagai hadiah lebaran. Dengan ini kami mengucapkan mohon maaf lahir dan bathi.

Silahkan Download Ebook berikut;

Lintang Kemukus Dini Hari

Jentera Bianglala

Bekisar Merah

Ronggeng Dukuh Paruk

Di Kaki Bukit Cibalak

Novel Kubah
Read More..

Jumat, 16 Agustus 2013

Berikut adalah daftar karya Penulis Novel Kriminal terkenal di dunia, Agatha Christie, yang disertai nama versi bahasa Indonesianya jika ada:

  • 1920 The Mysterious Affair at Styles (buku pertamanya, yang memperkenalkan Hercule Poirot) – Pembunuhan di Styles
  • 1922 The Secret Adversary (memperkenalkan Tommy and Tuppence) – Musuh Dalam Selimut
  • 1923 Murder on the Links – Lapangan Golf Maut
  • 1924 The Man in the Brown Suit – Pria Bersetelan Cokelat
  • 1925 The Secret of Chimneys – Rahasia Chimneys
  • 1926 The Murder of Roger Ackroyd – Pembunuhan atas Roger Ackroyd
  • 1927 The Big Four – Empat Besar
  • 1928 The Mystery of the Blue Train – Misteri Kereta Api Biru
  • 1929 Partners in Crime – Pasangan Detektif
  • 1929 The Seven Dials Mystery – Misteri Tujuh Lonceng
  • 1930 The Murder at the Vicarage (memperkenalkan Jane Marple) – Pembunuhan di Wisma Pendeta
  • 1930 The Mysterious Mr Quin (memperkenalkan Mr Harley Quin) – Mr Quin yang Misterius
  • 1931 The Sittaford Mystery – Misteri Sittaford
  • 1932 Peril at End House – Hotel Majestic
  • 1933 The Hound of Death – Anjing Kematian
  • 1933 Lord Edgware Dies – Matinya Lord Edgware
  • 1934 Murder on the Orient Express – Pembunuhan di Atas Orient Express
  • 1934 Parker Pyne investigates – Parker Pyne Menyelidiki
  • 1934 The Listerdale mystery
  • 1935 Three Act Tragedy – Tragedi Tiga Babak
  • 1935 Why Didnt They Ask Evans? – Pembunuh di Balik Kabut
  • 1935 Death in the Clouds (pertama kali terbit dengan judul Death in the Air) – Maut di Udara
  • 1936 The A.B.C. Murders – Pembunuhan ABC
  • 1936 Murder in Mesopotamia – Pembunuhan di Mesopotamia
  • 1936 Cards on the Table – Kartu-Kartu di Meja
  • 1937 Death on the Nile – Pembunuhan di Sungai Nil
  • 1937 Dumb Witness – Saksi Bisu
  • 1938 Appointment with Death – Perjanjian dengan Maut
  • 1939 Ten Little Niggers (juga terbit dengan judul And Then There Were None, Ten Little Indians) – Sepuluh Anak Negro
  • 1939 Murder is Easy – Membunuh Itu Gampang
  • 1939 Hercule Poirots Christmas – Pembunuhan di Malam Natal
  • 1941 Evil Under the Sun – Pembunuhan di Teluk Pixy
  • 1941 N or M? – N atau M?
  • 1941 One, Two, Buckle My Shoe – Satu, Dua, Pasang Gesper Sepatunya
  • 1942 The Body in the Library – Mayat dalam Perpustakaan
  • 1942 Five Little Pigs (juga terbit dengan judul Murder in Retrospect) – Mengungkit Pembunuhan
  • 1942 The Moving Finger – Pena Beracun
  • 1944 Towards Zero – Menuju Titik Nol
  • 1944 Sparkling Cyanide – Kenangan Kematian
  • 1945 Death Comes as the End – Ledakan Dendam
  • 1946 The Hollow – Rumah Gema
  • 1947 The Labours of Hercules – Tugas-tugas Hercules
  • 1948 There is a Tide (juga terbit dengan judul Taken at the Flood) – Mengail di Air Keruh
  • 1949 Crooked House – Buku Catatan Josephine
  • 1950 A Murder is Announced – Iklan Pembunuhan
  • 1951 They Came to Baghdad – Mereka Datang ke Bagdad
  • 1952 Mrs McGintys Dead – Mrs McGinty Sudah Mati
  • 1953 A Pocket Full of Rye – Misteri Burung Hitam
  • 1953 After the Funeral (juga terbit dengan judul Funerals are Fatal) – Setelah Pemakaman
  • 1955 Hickory Dickory Dock (juga terbit dengan judul Hickory Dickory Death) – Pembunuhan di Pondokan Mahasiswa
  • 1955 Destination Unknown – Menuju Negeri Antah Berantah
  • 1956 Dead Mans Folly – Kubur Berkubah
  • 1957 4.50 from Paddington (juga terbit dengan judul What Mrs. McGillycuddy Saw!) – Kereta 4.50 dari Paddington
  • 1957 Ordeal by Innocence – Mata Rantai yang Hilang
  • 1959 Cat Among the Pigeons – Kucing di Tengah Burung Dara
  • 1961 The Pale Horse
  • 1962 The Mirror Crackd from Side to Side – Dan Cermin Pun Retak
  • 1963 The Clocks – Mayat Misterius
  • 1964 A Caribbean Mystery – Misteri Karibia
  • 1965 At Bertrams Hotel – Hotel Bertram
  • 1966 Third Girl – Gadis Ketiga
  • 1967 Endless Night
  • 1968 By the Pricking of My Thumbs – Rumah di Tepi Kanal
  • 1969 Halloween Party – Pesta Halloween
  • 1970 Passenger to Frankfurt – Penumpang ke Frankfurt
  • 1971 Nemesis – Nemesis
  • 1972 Elephants Can Remember – Gajah Selalu Ingat
  • 1973 Postern of Fate (kisah terakhir Tommy and Tuppence, novel terakhir Christie) – Gerbang Nasib
  • 1974 Poirots Early Cases – Kasus-Kasus Perdana Poirot
  • 1975 Curtain (kasus terakhir Poirot, ditulis empat dekade sebelumnya) – Tirai
  • 1976 Sleeping Murder (kasus terakhir Miss Marple, ditulis empat dekade sebelumnya) – Pembunuhan Terpendam
Karya bersama:
1931 The Floating Admiral ditulis dengan G. K. Chesterton, Dorothy L. Sayers dan anggota lain Detection Club.

Karya di bawah nama Mary Westmacott:
  • 1930 Giants Bread
  • 1934 Unfinished Portrait Novel
  • 1947 The Rose and the Yew Tree
  • 1952 A Daughters a Daughter
  • 1956 The Burden
Download ebook Agatha Christie Disini


    Read More..

    Selasa, 30 Juli 2013

    Review Buku Kembang Kertas; Ijinkan Aku Jadi Lesbian karya Eni Martini

    Mengangkat tema lesbian (atau baca juga: homoseksualitas) sebagai sebuah karya Sastra bukan lagi sesuatu yang sulit dijumpai. Karenanya kehadiran buku-buku bertema lesbian dan homoseksual patutlah dihargai sebagai ekspresi demokratik yang lama ditindas selama Orde Baru berkuasa. Buku berjudul Kembang Kertas; ijinkan aku jadi lesbian karya Eni Martini adalah salah satu bentuk maraknya wacana seks sesama jenis.

    Novel berjudul Kembang Kertas-Ijinkan Aku Menjadi Lesbian- karya Eni Martini. Kembang Kertas bercerita seorang perempuan keturunan Ningrat Yogyakarta, cantik, berpendidikan tinggi, lulusan Amerika Serikat, namun orientasi seksualnya adalah lesbian. Perempuan cantik yang lesbi ini bernama Kartini, dan juga lebih suka dipanggil Kartini saja dari pada panggilan keningratan, setidaknya mengingatkan kita pada tokoh Kartini, putri yang memberontak dari Jepara itu. Hanya sayangnya, di tengah gerakan yang meluas untuk demokratisasi di segala bidang, termasuk penghargaan terhadap hak-hak demokratik kaum LGBT itu, Eni Martini terasa tak sanggup mengikutinya. Justru yang tampil adalah Kartini yang berjiwa naif, kekanak-kanakan, mencoba menerima nasib walau menderita dengan alasan karena lahir sebagai putri ningrat yang harus berusaha tunduk pada unggah-ungguh- adat-istiadat- dan menjaga kewibawaan Orang Tua.

    Di Amerika, tempat Kartini bebas hidup sebagai lesbian bersama kekasihnya Juliet, justru hanya menjadi seakan mimpi yang tak akan mungkin dapat diraihnya di sini dan sekaligus dapat diperjuangkan di sini. Karenanya Kartini dalam novel Kembang Kertas, Eni Martini justru menjadi perempuan fatalis dan dalam kaca mata terpelajar menjengkelkan: childish. Ia yang berpendidikan tinggi dan berpengalaman sebagai lesbian di Amerika Serikat, justru tak sanggup mengekspresikan dirinya dengan lebih terbuka atau setidaknya membangunkan gerakannya seperti yang sudah kelihatan tumbuh.

    Militansinya tentu tak seperti Kartini yang bisa mengatakan Habis Gelap Terbitlah Terang…seperti juga digambarkan dengan baik dalam film Kartini, sutradara Sjumandjaja tahun 1982; atau sungguh menolak ornament kebangsawanannya: Panggil Aku Kartini Saja seperti yang telah banyak diulas Pramoedya Ananta Toer. Kartini, Eni Martini, justru kabur dari kondisi obyektif yang membelenggunya, meninggalkannya tanpa perlawanan dan kembali ke Amerika Serikat yang dirasa lebih terbuka dan bebas menerima orang-orang seperti dirinya.
    Keberaniannya hanya ditunjukkan dengan pengakuan yang jujur bahwa dirinya sebagai lesbian yang tak suka tiyang jaler (lelaki) di hadapan Orang tuanya. Dan setidaknya juga pembelaan terhadap Nadia, teman sekerjanya, yang dulunya sering mendapat penghinaan karena lesbi, berkat pembelaannya yang singkat bahwa Lesbian juga manusia, akhirnya dapat menyadarkan banyak teman kerja untuk menerima Nadia apa adanya. Subjudul novel ini sendiri sebenarnya sudah menunjukkan kelemahan posisi: Ijinkan Aku Menjadi Lesbian…? Mengapa harus minta ijin? dan siapa yang berhak dan harus mengijinkan? Bila pilihan demokratiknya seperti itu..?

    Novel Kembang Kertas tak terlalu sulit untuk dibaca dan dicerna. Alurnya sederhana dengan bahasa dan kata-kata sederhana sehingga dapat dibaca dengan cepat. Kelemahannya yang mencolok adalah pada buruknya pengeditan. Masih banyak kata-kata yang ditulis dengan huruf yang salah. Di samping itu, penggunaan subyek dan predikatnya dalam kalimat kadang mengganggu dan tidak mengenakkan selera membaca.

    Pada alinea pertama, halaman 1, pembaca dapat melihat kalimat yang berantakan tak tersusun dengan baik. Misalnya: “Sudah lama Kartini tidak berbaur dengan keluarga, famili dan teman-temannya dalam suasana pesta adat Jawa yang penuh ungah-ungguh, tata krama.” (seharusnya Unggah). Kalimatnya selanjutnya begitu jelek seperti tak mengenal hukum subyek dan predikat dengan baik: “Maka saat Si’Bu mengadakan pesta kecil-kecilan, atau lebih sering disebut selamatan oleh masyarakat Jawa. Pesta dalam rangka menyambut kedatangannya dari Boston, serta syukuran atas selesainya studi dia. Kartini cukup antusias menyambutnya, karena selain akan bertemu dengan orang-orang yang dicintai. Ada pesta, pasti ada kue tradisional aneka ragam. Serabi, nogosari, cenil, lemper, klepon, dan kue-kue jajan pasar lainnya.”

    Eni Martini, lahir di Jakarta tahun 1977, novel-novel sebelumnya yang telah diterbitkan antara lain: Sehelai Daun Kapuk Randu (2003), Relasi Kata Tanpa Rupa (2005), Miss Diena The Series (2006) dan Benang Tiga Perempuan (2007). Di atas kelemahan tata bahasa dan salah-salah huruf, Novel ini setidaknya memberikan fakta adanya kehidupan lesbian yang masih tertindas secara, sosial, kultural dan politik. Karenanya buku ini juga layak untuk diketahui dan dibaca sebagai sikap moral sehingga bisa menemukan jalan keluar yang…, meminjam kata-kata seruan perlawanan Nyai Ontosoroh, Pramoedya Ananta Toer, … Sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya.

    Untuk memiliki buku Eni Martini ini secara gratis, silahkan Download Disini

    Review ini disunting dari resensi buku dengan judul resensi  Fatalisme “Kartini” Kembang Kertas oleh AJ Susmana.
    Read More..

    Sabtu, 27 Juli 2013

    novel mahkota cinta karya habiburrahma el shirazy
    Novel Mahkota Cinta
    Novel islami yang berjudul Mahkota Cinta ini menceritakan tentang perjalanan panjang seorang Ahmad Zul dalam mencari jati diri, kehidupan, dan cinta. Seorang Zul memulai perjalanan dari semarang sebagai tempat lahirnya menuju ke Jakarta lalu ke Batam, dari Batam menuju Malaysia, dan kembali lagi ke Yogyakarta.

    Dalam perjalanan ke Malaysia Zul bertemu dengan Siti Martni, mereka ngobrol selama perjalanan, siti martini menceritakan pada zul perjalanan pahitnya ketika dia tahu bahwa suaminya itu adalah orang yang sangat berengsek dan menipu dia.

    Sesampainya di Malaysia, Zul bingung harus kemana dia tidak punya tujuan yang pasti, dia coba menghubungi pak Rusli, orang yang disanrankan pak Hasan yang harus ditemui Zul, tapi ga diangkat-angkat. Akhirnya Siti Martini mengajak Zul ke rumahnya untuk menginap semalam atau dua malam sebelum dia bertemu dengan Pak Rusli, Zul pun menyetujuinya.

    Nikmati kelanjutan kisahnya dengan mendownload ebooknya disini.
    Read More..
    FOOTER